Senin, 13 Juni 2011

USULAN PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) 2011 SPECIAL ASSET MANAGEMENT GROUP

Sehubungan dengan pelaksanaan CSR merupakan salah satu bagian dari Programatic Program implementasi budaya perusahaan Bank Mandiri (TIPCE), TIB SAM Group mengusulkan beberapa program CSR sebagai berikut :

1. Menekan kemacetan menuai udara bersih kota Jakarta

Saat ini kemacetan lalu lintas menjadi menu sehari-hari yang dapat kita jumpai di Kota Metropolitan Jakarta. Berita yang dilansir media massa menyebutkan bahwa apabila kondisi ini tidak segera ditangani maka pada tahun 2014 Jakarta akan macet total. Kita dapat membayangkan apabila kemacetan total terjadi akan menurunkan produktivitas masyarakat Jakarta, menurunnya kualitas udara kota Jakarta , pemborosan BBM yang berdampak pada pemborosan subsidi BBM, dan mungkin juga akan berdampak kepada memburuknya perilaku warga Jakarta. Bank Mandiri sebagai bank terbesar dengan perputaran bisnis terpusat di Jakarta menurut hemat kami wajib untuk berpartisipasi dalam menangani permasalahan kemacetan karena hal ini juga akan berdampak kepada operasional bisnis Bank Mandiri.

Salah satu penyebab terjadinya kemacetan adalah meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi sementara pada sisi lain pertambahan sarana jalan tidak memadai. Di tengah kemacetan lalu lintas Jakarta dapat dengan mudah kita jumpai satu kendaraan roda empat hanya diisi oleh satu orang. Meningkatnya jumlah kendaraan roda dua dengan perilaku pengendaranya juga ikut menyumbang kemacetan kota Jakarta. Penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat tidak terlepas dari masih buruknya penyediaan transportasi masal, baik dari segi terbatasnya jumlah kendaraan dan tingkat kenyamanan. Oleh sebab itu perlu dicari langkah agar pengguna kendaraan pribadi mau beralih kepada transportasi masal dengan menyediakan jumlah kendaraan yang memadai, demikian juga yang tidak kalah penting adalah tingkat kenyamanannya.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemda DKI untuk mengatasi kemacetan lalu lintas Jakarta termasuk upaya penyediaan sarana transportasi masal yang nyaman, diantaranya pembangunan monorel (berhenti), transportasi air (berhenti), kereta bawah tanah (masih rencana), dan bus way. Hingga saat ini hanya busway yang masih beroperasi dan menjadi harapan warga Jakarta sebagai sarana transportasi yang nyaman. Namun terbatasnya jumlah bus menyebabkan tingkat kenyamanan tidak dapat diperoleh khususnya pada saat jam sibuk. Kondisi terbatasnya jumlah armada busway menyebabkan pengguna kendaraan pribadi (roda empat dan dua) belum mau beralih menggunakan busway.

Melihat terbatasnya jumlah armada busway maka memberi peluang kepada Bank Mandiri melalui Program CSR untuk membantu menyediakan armada bus melalui kerjasama dengan Pemda DKI. Langkah awal Bank Mandiri memberikan secara hibah armada busway diharapkan menjadi pelopor dan contoh bagi korporasi besar yang berkantor di Jakarta untuk ikut serta menyediakan sarana transportasi masal (khususnya busway) melalui Program CSR. Apabila hal ini terealisir maka diharapkan busway menjadi sarana transportasi masal idola masyarakat Jakarta dan mampu menarik pengguna kendaraan pribadi untuk beralih menggunakan busway. Dampak dari menurunnya penggunaan kendaraan pribadi adalah menekan kemacetan lalu lintas, mengurangi penggunaan BBM yang berarti menekan pemborosan subsidi BBM, serta menurunnya polusi udara Jakarta.

Usulan program CSR :

Nama Program : Menekan kemacetan menuai udara bersih kota Jakarta

Bentuk Program : Pemberian hibah armada busway bekerjasama dengan Pemda DKI.

Tujuan : Partisipasi Bank Mandiri dalam mengatasi kemacetan lalu lintas Jakarta dan menekan polusi udara Jakarta

2. Bersepeda untuk segala aktivitas

Sejalan dengan mengurangi kemacetan lalu lintas dan menurunkan polusi udara Jakarta, beberapa waktu yang lalu Pemda DKI telah meluncurkan Jalur Khusus Sepeda. Untuk wilayah Jakarta selatan Pemda DKI telah membangun jalur khusus sepeda dari Taman Ayodya hinga Blok M. Untuk mendukung upaya Pemda DKI ini maka Bank Mandiri dapat berperan serta bekerjasama dengan Pemda DKI dalam perluasan pembangunan jalur khusus sepeda.

Usulan Program CSR

Nama Program : Bersepeda untuk segala aktivitas

Bentuk Program : Pembuatan jalur khusus sepeda bekerjasama dengan Pemda DKI

Tujuan : Partisipasi Bank Mandiri dalam memasyarakatkan penggunaan sepeda untuk mengatasi kemacetan lalu lintas Jakarta dan menekan polusi udara Jakarta

3. Listrik Mandiri untuk pedesaan

Saat ini listrik merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun ironisnya ditengah meningkatnya kebutuhan listrik masih banyak masyarakat yang hingga kini tidak mempunyai akses terhadap ketersediaan energi listrik yang disediakan oleh PLN. Salah satunya adalah masyarakat adat Banten Kidul yang bermukim di Taman Nasional Gunung Halimun yang terletak di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dan Lebak Banten. Sementara di lingkungan mereka terdapat sumber daya air yang berlimpah dan berpotensi untuk dapat menghasilkan energi listrik melalui pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Namun dengan keterbatasan sumber dana maka hal ini tidak dapat dilaksanakan.

Upaya pemanfaatan sumber daya air untuk menghasilkan listrik telah dilaksanakan oleh Masyarakat Adat Banten Kidul dengan bimbingan dari IBEKA (Institut Bisnis Ekonomi Kerakyatan) melalui pembuatan PLTA Pico Hydro dengan kapasitas 500 watt untuk 10 KK dengan masing masing 50 watt per KK. Dengan pertimbangan melimpahnya potensi sumber daya air dan agar menjangkau wilayah yang lebih luas, maka IBEKA telah melakukan studi yang mendalam dan diperoleh lokasi PLTA dengan kapasitas 50 KW (50.000 watt). Untuk meralisasikan pembangunan PLTA tersebut Bank Mandiri melalui Program CSR dapat berpartisipasi menyediakan dananya.

Nama Program : Listrik Mandiri untuk Pedesaan

Bentuk Program : Pembangunan PLTA bekerjasama dengan IBEKA

Tujuan : Partisipasi Bank Mandiri dalam menyediakan listrik untuk masyarakan Adat Banten Kidul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apabila ada komentar, usul dan pendapat atas posting tersebut di atas, silahkan memasukkannya ke dalam halaman komentar di bawah ini. Masukkan komentar sebagai "anonymous".
Jangan lupa menuliskan nama, unit kerja dan nomor yang dapat dihubungi.